Namun, aku bingung harus bermimpi apa? agar tidak menyia-nyiakan hidup ini. Sejak kecil, aku pernah bermimpi ingin menjadi Presiden untuk Negriku Indonesia, haha begitu Naif-nya seorang anak kecil untuk memimpikan untuk menjadi presiden.
Mengapa aku ingin menjadi Presiden? karena, aku resah dengan sekeliling aku, begitu Runyamnya Negri ini. begitu banyak Permasalahan di negri ini, entah masalah Sampah,Ekonomi,Politik,Korupsi,Ketidak adilan, masih banyak banget deh , kalian juga pasti taukan?? hehe, saat itulah aku bertekat untuk menjadi Presiden.
Namun Impian itu terputus(hilang sirna) di telan bumi, karena aku hanya bisa bermimpi. tidak memperjuangkan impianku untuk menjadi presiden, aku tidak melanjutkan sekolah ke bangku kuliah karena banyak alasan,terutama masalah EKONOMI keluarga aku, jadi aku terlebih Fokus untuk bekerja untuk membantu dan meringankan biaya hidup keluarga aku.
Aku anak ke-2 dari 6 saudara namun kakak perempuanku(Anak Pertama) sudah meninggal pada tanggal 21 Desember 2013 lalu, sakit Paru-paru.
Kakaku bernama Nur Kholailah (Alm),
Aku Dodi Nursaputra
Adik Pertamaku bernama Sofyan Al-Hakim
Adik Keduaku bernama Maulana Malik Ibrahim
Adik Ketigaku bernama Nur Rahmah Ramadhani
Adik Keempatku bernama Balqis Al-sakina Zahirah (bungsu)
Bapak bernama Nursidin , dan Mama bernama Tarinah.
Kedua Orang tuaku terus berjuang untuk mencari Nafkah , Bapak yang bekerja Serabut tidak menetap (tidak memiliki Ijazah Tinggi) maklum SD pun tidak Lulus, tidak heran kalau keluarga kecilku ini selalu kekurangan, Bapak dulu bekerja sebagai Kuli bangunan, namun umurnya sudah mulai menua dia mengeluh kecapen agar berhenti bekerja kuli bangunan itu, dan dia meminta di belikan Becak agar dia bisa narik becak untuk nafkah kehidupan sehari-sehari keluargaku.
Aku pun harus terus semangat bekerja untuk keluargaku, gajiku yang di bagi" agar terpenuhinya kebutuhan keluarga aku, untuk mencicil kendaraan motor, untuk bensin perbulannya. masih bnyak lagi sih sebenernya... hehe..
masih kurangkan? bagaimana mau kuliah ? memang sih, bapak pernah bilang kalau Dodi mau kuliah , kuliah ajh tapi bapak ga bisa bantu! Dodi pake uang gaji Dodi untuk Kuliah. Tapi aku ga tega. masa ga ngasih sama sekali?? mangkannya ,aku sudah pikirkan mateng-mateng kalau aku memang harus kuliah tapi ga sekarang , kuliahku bisa di undur setelah aku nikah.
To be Continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar